BREAKING NEWS

















Inovasi Ramadhan, SPPG Tambangan Kelekar Tetap Jaga Asupan Gizi Penerima Manfaat

Gelumbang | jelajahberita.id -- Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambangan Kelekar untuk menghadirkan inovasi dalam pelayanan makanan bagi penerima manfaat.

Melalui penerapan menu kering yang tahan lama, kebutuhan gizi tetap terjaga meski pola konsumsi berubah selama puasa.

Ahli Gizi Dapur SPPG Tambangan Kelekar, Fairuzah Amalia, menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan pada bentuk makanan yang didistribusikan.

Jika pada hari biasa makanan disajikan dalam bentuk siap santap, maka selama Ramadhan diganti menjadi menu kering yang lebih fleksibel untuk dikonsumsi saat berbuka.

“Selama bulan Ramadhan, penyesuaian utama dilakukan pada jenis dan bentuk makanan yang didistribusikan,”Fairuzah Amalia, Kamis (26/2/2026).

“Menu yang semula berupa makanan siap santap diganti menjadi menu kering yang memiliki daya tahan lebih lama, umumnya hingga kurang lebih 12 jam. Hal ini bertujuan agar makanan tetap layak konsumsi saat waktu berbuka puasa,” tambahnya.

Menurutnya, inovasi ini tidak hanya mempertimbangkan ketahanan makanan, tetapi juga kemudahan konsumsi serta kecukupan energi sekaligus penerapan diversifikasi pangan lokal seperti umbi umbian, kacang kacangan, dan lain sebagainya.

“Komposisi menu juga disesuaikan agar praktis, mudah dikonsumsi, dan tetap memenuhi kebutuhan energi setelah seharian berpuasa,” imbuhnya.

Fairuzah Amalia juga menegaskan, meskipun terjadi perubahan bentuk menu, standar gizi tetap menjadi prioritas utama. Penyusunan menu tetap mengacu pada prinsip gizi seimbang dengan memperhatikan kebutuhan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

“Kandungan menu tetap memperhatikan unsur utama seperti karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk pemulihan dan daya tahan tubuh, serta dilengkapi vitamin dan mineral,”jelasnya.

“Pada bulan puasa, porsi dan komposisi dirancang agar mampu menggantikan energi yang hilang selama berpuasa,” terangnya.

Sementara itu Endang Rahmawati selaku Mitra sekaligus Head Chef SPPG Tambangan Kelekar menegaskan untuk menjaga kualitas makanan, dapur SPPG Tambangan Kelekar menerapkan pengawasan ketat di setiap tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses distribusi.

“Kualitas makanan dijaga melalui beberapa tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku yang baik, proses pengolahan yang higienis, hingga pengemasan yang aman agar makanan tidak mudah rusak,” tandasnya.

Selain itu, pengaturan distribusi juga diperhatikan agar makanan tetap dalam kondisi optimal saat diterima oleh penerima manfaat.

“Proses distribusi juga diatur agar waktu antara produksi dan konsumsi tetap dalam batas aman, sehingga makanan yang diterima tetap sehat, bergizi, dan layak dikonsumsi saat berbuka,” pungkasnya.

Melalui inovasi ini, Dapur SPPG Tambangan Kelekar memastikan pelayanan pemenuhan gizi tetap berjalan optimal selama Ramadhan, sekaligus mendukung penerima manfaat menjalankan ibadah puasa dengan kondisi tubuh yang tetap sehat dan bugar. 

Endang Rahmawati juga menjelaskan bahwa pendistribusian perharinya itu sebanyak 3.810 porsi perharinya dan untuk menu makanan yang disajikan selalu bervariasi.

Ditempat terpisah Riyan salah satu siswa penerima manfaat dari MBG mengucapkan rasya syukur ketika menerima manfaat dari MBG tersebut terutama dari dapur SPPG Tambangan Kelekar tersebut.

"Saya selaku siswa mengucapkan rasya syukur dan terimakasih banyak kepada dapur SPPG Tambangan Kelekar dan rekan-rekannya yang sudah mendistribusikan menu MBG yang selalu bervariasi setiap harinya," Ucap Riyan melalui akun media sosialnya.

Laporan : Anil

Editor : Admin



Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar