Ketua ADEPSI Mulyanto, Perempuan Desa Tiang Kekuatan,Pelita kemajuan Bangsa
Ketua ADEPSI Sumatera Selatan Mulyanto, Menyampaikan peringatan ini dimaknai bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momen sakral untuk merenungkan, menghayati, dan meneruskan nilai-nilai luhur perjuangan Raden Ajeng Kartini yang telah membuka jalan bagi kemajuan, kesetaraan, dan kemanusiaan di bumi pertiwi"selasa (21/4/2026).
"Selamat Hari Kartini 2026 untuk segenap ibu, putri, dan seluruh perempuan yang ada di seluruh pelosok desa di Provinsi Sumatera Selatan.
"Sebagai organisasi yang bergerak di lini terdepan pembangunan daerah, kami memandang bahwa semangat Kartini bukanlah milik satu golongan atau satu daerah saja, melainkan warisan abadi yang harus dipelihara dan dihidupkan dalam setiap sendi kehidupan masyarakat, terutama di lingkungan pedesaan.
"Kartini mengajarkan kita satu kebenaran hakiki: bahwa kemajuan sebuah bangsa, sebuah daerah, dan bahkan sebuah keluarga, tidak akan pernah tercapai secara sempurna tanpa melibatkan akal budi, tenaga, dan karya kaum perempuan.
"Beliau membuktikan bahwa keterbatasan ruang, waktu, dan pandangan yang sempit bukanlah penghalang untuk terus berpikir maju, menuntut ilmu, dan berjuang demi kebaikan bersama.
"Nilai moral yang paling mulia yang kita warisi dari beliau adalah keberanian untuk berbuat benar, keteguhan hati dalam menuntut ilmu, serta kasih sayang yang meluas kepada sesama. Nilai-nilai inilah yang harus kita jadikan landasan dalam setiap langkah pengabdian dan pembangunan di desa-desa kita."
"Kepada seluruh perempuan di desa tercinta,anda adalah pilar utama yang menopang kesejahteraan keluarga dan kemajuan lingkungan. Di tangan Andalah terbentuk karakter generasi penerus yang akan melanjutkan estafet pembangunan. Jadilah perempuan yang Berilmu, agar mampu membuka wawasan dan menuntun keluarga menuju kehidupan yang lebih baik.
Berbudi luhur, agar menjadi teladan yang baik dalam bersikap dan bertingkah laku,berdaya, agar mampu mandiri, berkarya, dan berperan aktif dalam setiap kegiatan pembangunan desa.
"Berjiwa luhur, agar senantiasa menjaga keutuhan, kerukunan, dan kedamaian di tengah masyarakat.
"Jangan pernah merasa bahwa Anda berada di pinggiran kemajuan. Justru di tangan Andalah kemajuan itu bermula. Jadikan semboyan "Habis Gelap Terbitlah Terang" sebagai semangat yang menyala dalam dada, yang mendorong Anda untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi orang lain.
"Kepada seluruh pemerintahan desa dan elemen masyarakat, saya juga mengingatkan bahwa sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga, melindungi, dan memberikan kesempatan"pangkas ketua ADEPSI Mulyanto.(Td)

