Pancasila Dan Generasi Muda, Membangun Bangsa Yang Bermartabat
Muara Enim,jelajahberita id,-Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan, memperkuat karakter, serta membangun semangat persatuan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Di era digital yang penuh perubahan, Pancasila hadir sebagai fondasi moral dan kompas kehidupan bangsa. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berintegritas, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, Abi Nuwardani, M.Or., menyampaikan kepeda awak media bahwa Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara atau hafalan di ruang kelas, tetapi harus hidup dalam sikap, perilaku, dan tindakan nyata setiap hari, minggu(31/5/2026) .
Menurutnya, pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral, beretika, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.
“Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh karakter, akhlak, kedisiplinan, rasa hormat, serta semangat persatuan. Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghormati orang tua dan guru, menjunjung toleransi, menjauhi perundungan, bijak menggunakan media sosial, hingga memiliki kepedulian sosial terhadap sesama,” ujar Abi Nuwardani, M.Or.
Ia juga mengingatkan bahwa derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi harus diimbangi dengan pondasi moral yang kuat agar generasi muda tidak kehilangan identitas dan jati diri bangsa.
Abi Nuwardani mengajak seluruh tenaga pendidik agar terus menjadi teladan, pembimbing, sekaligus inspirasi bagi peserta didik.
Guru bukan hanya pengajar mata pelajaran, tetapi pendidik karakter yang menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, toleransi, serta semangat gotong royong.
“Jadilah guru yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga mendidik dengan hati. Karena dari tangan guru lahir generasi yang menentukan masa depan bangsa. Keteladanan seorang guru akan selalu hidup dalam ingatan murid-muridnya,” pesannya.
Kepada para pelajar dan generasi muda Kabupaten Muara Enim, Abi Nuwardani berpesan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta menggunakan teknologi sebagai sarana untuk berkembang dan berkarya secara positif.
Ia mengingatkan bahwa generasi muda adalah penerus bangsa yang harus memiliki mimpi besar, semangat juang, dan karakter yang kuat.
“Jadilah generasi yang membanggakan bangsa. Jangan pernah malu menjadi generasi Indonesia yang menjunjung sopan santun, menghargai perbedaan, memiliki semangat gotong royong, dan cinta terhadap budaya daerah. Prestasi akan berarti besar jika dibarengi akhlak dan integritas,” tegasnya.
Momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa Indonesia yang kuat dan bermartabat hanya dapat dibangun melalui pendidikan yang berkarakter, persatuan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai luhur Pancasila yang terus hidup di hati masyarakat.
Mari jadikan Pancasila sebagai cahaya dalam kehidupan, memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta membentuk generasi muda yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan jati diri bangsa.(Td)
